Tak Harus Bersama
Terheran saya dengan mereka yang selalu memasang status galau di facebook. Setiap hari berisi gundah dan keluhan. Terlebih bagi yang sedang putus cinta, rasanya mereka sudah shalat di facebook. Hampir setiap status ada kata, “ya Allah”.Membaca itu, kadang saya merasa kasihan kadang pula tersenyum tak mengerti. Mungkin karena cara yang ditempuh kurang tepat sehingga galau selalu melekat. Kawan, pacaran itu tak resmi, jadi jangan salahkan jika dia selingkuh. Pacaran itu hanya main-main, jangan marah kalau ia mempermainkanmu. Saya tidak menyinggungmu, hanya berbicara pada mereka yang pacaran, :D
Cinta itu selalu sederhana bagi mereka yang mampu menyederhanakannya. Cinta itu senantiasa bahagia, untuk mereka yang sanggup menaklukkan bukan jatuh kedalamnya.
Meminjam istilah ustad Salim A. Fillah, hendaklah kita membangun cinta bukan jatuh cinta. Karena membangun cinta pada dasarnya adalah memberi dan berkarya. Bukan menerima, mengeluh dan bergalau ria.
Meletakkan Kebahagian
Untuk mereka yang galau dan sedih diputus cinta, inilah saatnya untuk berbenah. Allah sedang memberimu kesempatan untuk kembali ke jalanNya. Gunakan kesempatan ini untuk taat dengan aturanNya.
Bahagia selalu sederhana untuk mereka yang mampu menyederhanakannya. Jika persepsi bahagiamu adalah hidup bersamanya, maka saat takdir berkata lain, tentu bahagia akan lenyap dari sisimu. Percayalah, cinta tak harus memiliki. Karena cinta pada dasarnya adalah merelakan. Jika benar dia jodohmu tentu akan kembali setelah pergi.
Tak Harus Bersama
Kadang hati memaksa Allah untuk memberikan ia untukku
Padahal hati tahu, Allah Maha Tahu apa yang tebaik untukku
Kadang hati memaksa Allah untuk memberikanku untukmu
Padahal hati tak tahu, siapa sebenarnya diriku
Langkah-langkah gundah
Doa-doa sepi
Cinta yang perih
Itu jika harap tersalah sandar
Kadang hati memaksa Allah untuk memberikan ia untukku
Padahal hati tahu, Allah Maha Tahu apa yang tebaik untukku
Kadang hati memaksa Allah untuk memberikanku untukmu
Padahal hati tak tahu, siapa sebenarnya diriku
Langkah-langkah gundah
Doa-doa sepi
Cinta yang perih
Itu jika harap tersalah sandar
Diam adalah satu pilihan
Tapi harap jangan tersalah sandar
Berharap pada Allah untuknya adalah bahagia
Berharap padanya dan lupa pada Allah adalah sengsara
Tidak ada komentar:
Posting Komentar